Mata Pelajaran Wajib SMA

Materi Biologi SMA, Kelas X hingga XII

Dari sel hingga bioteknologi modern — disusun bertahap sesuai Capaian Pembelajaran terbaru, dengan pendekatan yang menekankan pemahaman proses kehidupan, bukan hafalan istilah Latin.

Catatan penting soal struktur kelas. Berdasarkan Capaian Pembelajaran Biologi terbaru (SK Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025) yang mengikuti Permendikdasmen No. 12 & 13 Tahun 2025, Biologi sebagai mata pelajaran formal resmi diajarkan mulai Kelas XI (Fase F) — Kelas X (Fase E) berisi IPA terpadu.

Materi Kelas X di halaman ini kami susun sebagai fondasi pengantar — konsep dasar yang lazim diperkenalkan sekolah sebelum masuk ke Biologi formal di Kelas XI, mengikuti praktik yang masih banyak dipakai pada masa transisi kurikulum.

Materi per Kelas

Pilih Kelas

Fase E · Fondasi/Pengantar

4 kelompok topik pengantar sebelum masuk Biologi formal di Kelas XI.

Ruang Lingkup & Kerja Ilmiah

  • Cabang-cabang ilmu biologi
  • Metode ilmiah & keselamatan kerja di laboratorium
  • Tingkat organisasi kehidupan

Keanekaragaman Hayati

  • Klasifikasi makhluk hidup
  • Tingkat keanekaragaman hayati Indonesia
  • Virus & mikroorganisme

Ekologi & Lingkungan

  • Ekosistem & interaksi antar-komponennya
  • Daur biogeokimia
  • Isu pencemaran & perubahan lingkungan

Bioteknologi Dasar

  • Bioteknologi konvensional vs modern
  • Kultur jaringan & fermentasi
  • Pengantar rekayasa genetik

Rangkuman ini disusun berdasarkan struktur kurikulum & Capaian Pembelajaran Biologi yang berlaku umum di sekolah Indonesia. Cakupan detail dapat sedikit berbeda antar sekolah tergantung fase transisi kurikulum yang diikuti — selalu sesuaikan dengan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dari sekolah masing-masing.

Pendekatan Kami

Belajar Biologi dengan Pembelajaran Mendalam

Mengikuti semangat Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025: mendorong murid tidak sekadar menghafal istilah Latin, tetapi memahami proses kehidupan secara utuh dan mengaitkannya dengan tubuh serta lingkungan sekitar.

1

Memahami

Understanding

Menangkap proses di balik istilah — misalnya, memahami bagaimana sel menyerap air lewat osmosis, bukan sekadar menghafal definisinya.

2

Mengaplikasi

Applying

Menghubungkan konsep dengan tubuh & lingkungan nyata — dari kenapa sayur layu bisa segar lagi direndam air, hingga cara kerja vaksin.

3

Merefleksi

Reflecting

Mengevaluasi cara berpikir sendiri — menyadari miskonsepsi umum, seperti anggapan manusia "berasal dari monyet", lalu memperbaikinya berdasarkan bukti ilmiah.

Butuh pendampingan belajar Biologi yang lebih terarah?

Program Logicus membantu siswa memahami proses kehidupan dari akar konsepnya — bukan sekadar mengejar nilai ujian.

Konsultasi Gratis