Mata Pelajaran Wajib SMA

Materi Kimia SMA, Kelas X hingga XII

Dari struktur atom hingga kimia organik — disusun bertahap sesuai Capaian Pembelajaran terbaru, dengan pendekatan yang menekankan pemahaman konsep, bukan hafalan reaksi dan rumus.

Catatan penting soal struktur kelas. Berdasarkan Capaian Pembelajaran Kimia terbaru (SK Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025) yang mengikuti Permendikdasmen No. 12 & 13 Tahun 2025, Kimia sebagai mata pelajaran formal resmi diajarkan mulai Kelas XI (Fase F) — Kelas X (Fase E) berisi IPA terpadu.

Materi Kelas X di halaman ini kami susun sebagai fondasi pengantar — konsep dasar yang lazim diperkenalkan sekolah sebelum masuk ke Kimia formal di Kelas XI, mengikuti praktik yang masih banyak dipakai pada masa transisi kurikulum.

Materi per Kelas

Pilih Kelas

Fase E · Fondasi/Pengantar

4 topik pengantar sebelum masuk Kimia formal di Kelas XI.

Hakikat Ilmu Kimia & Kerja Ilmiah

  • Peran kimia dalam kehidupan sehari-hari
  • Metode ilmiah & keselamatan kerja di laboratorium
  • Pengenalan alat & bahan kimia dasar

Struktur Atom

  • Perkembangan model atom
  • Partikel penyusun atom & notasi atom
  • Konfigurasi elektron

Sistem Periodik Unsur

  • Perkembangan tabel periodik
  • Golongan & periode
  • Sifat keperiodikan unsur

Ikatan Kimia

  • Ikatan ion & ikatan kovalen
  • Ikatan logam
  • Bentuk molekul sederhana

Rangkuman ini disusun berdasarkan struktur kurikulum & Capaian Pembelajaran Kimia yang berlaku umum di sekolah Indonesia. Cakupan detail dapat sedikit berbeda antar sekolah tergantung fase transisi kurikulum yang diikuti — selalu sesuaikan dengan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dari sekolah masing-masing.

Pendekatan Kami

Belajar Kimia dengan Pembelajaran Mendalam

Mengikuti semangat Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025: mendorong murid tidak sekadar menghafal reaksi dan rumus, tetapi memahami secara utuh dan mengaitkannya dengan konteks nyata.

1

Memahami

Understanding

Menangkap konsep di balik rumus — misalnya, memahami mengapa laju reaksi dipengaruhi suhu, bukan sekadar menghafal persamaan Arrhenius.

2

Mengaplikasi

Applying

Menghubungkan konsep dengan konteks nyata — dari perkaratan besi, baterai, hingga kenapa air laut sulit dibekukan.

3

Merefleksi

Reflecting

Mengevaluasi cara berpikir sendiri — menyadari miskonsepsi, dan memperbaiki pemahaman berdasarkan bukti dan penalaran.

Butuh pendampingan belajar Kimia yang lebih terarah?

Program Logicus membantu siswa memahami konsep Kimia dari akar masalahnya — bukan sekadar mengejar nilai ujian.

Konsultasi Gratis